Bupati Bandung Paparkan Strategi Swasembada Telur pada Audiensi dengan Wamen Kemenkop RI
Wargi Kabupaten Bandung..
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, melaksanakan audiensi strategis bersama Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, S.Pd., M.Si., di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta, Selasa (23/12/2025). Pertemuan ini membahas akselerasi kemandirian ekonomi daerah melalui pengembangan peternakan ayam petelur berbasis pemberdayaan masyarakat.
Dalam paparannya, bupati mengungkapkan inisiatif Pemkab Bandung untuk memulai program ketahanan pangan pada Januari mendatang. Target awal program ini adalah mendirikan minimal satu titik peternakan di setiap desa, dengan visi jangka panjang mencapai 4.328 titik kandang atau satu kandang per RW. Langkah ini diambil guna memenuhi tingginya kebutuhan konsumsi telur di Kab. Bandung yang mencapai 1.000 ton per bulan atau setara 16 juta butir.
“Kami melihat potensi besar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan perputaran ekonomi mencapai Rp5,4 triliun di Kabupaten Bandung. Peluang ini harus dioptimalkan agar kebutuhan pangan tidak lagi bergantung pada pasokan luar daerah, sekaligus memberdayakan pemuda melalui Karang Taruna,” tegas bupati.
Lebih lanjut, dirinya menyambut positif dukungan Kementerian Koperasi terkait alokasi infrastruktur dan permodalan bagi peternak. Dukungan pusat ini dinilai krusial sebagai solusi atas kendala agunan perbankan bagi pelaku usaha pemula. Dalam skema teknisnya, program ini akan mensinergikan peran Bank BJB, Karang Taruna, dan Koperasi sebagai offtaker, dengan mengadopsi model keberhasilan sentra peternakan di Kabupaten Blora.
Bupati menegaskan bahwa Kab. Bandung secara prinsip siap menyediakan lahan dan sumber daya manusia di 280 desa dan kelurahan. Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan Kementerian Koperasi diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan.