Kang DS Menyapa ASN Seri 5 Tahun 2025

Kang DS Menyapa ASN Seri 5 Tahun 2025

Wargi Kabupaten Bandung..

Bupati Bandung Dadang Supriatna, menegaskan pentingnya reformasi birokrasi berkelanjutan untuk mewujudkan ASN yang tanggap, akuntabel, dan inklusif. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan “Kang DS Menyapa ASN Seri 5” yang digelar daring, Senin (27/10/2025), dengan tema “Reformasi Birokrasi Berkelanjutan untuk Mewujudkan ASN yang Agile, Akuntabel, dan Inklusif.”

Bupati menyebut reformasi birokrasi bukan sekadar perubahan sistem, tetapi transformasi budaya kerja aparatur agar lebih efektif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat. “Birokrasi yang agile mampu beradaptasi dengan perubahan, akuntabel menuntut integritas dan tanggung jawab, sedangkan inklusif memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” ujarnya.

Ia menegaskan PNS dan PPPK memiliki tanggung jawab yang sama sebagai pelayan publik dan perekat bangsa. ASN didorong mengubah paradigma kerja dari berbasis aturan menjadi berbasis hasil serta dari administratif menuju adaptif dan inovatif. “Keberhasilan reformasi birokrasi diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya pelayanan publik yang humanis, khususnya di sektor kesehatan. Ia meminta agar tidak ada lagi pasien yang ditolak oleh rumah sakit. “Layani pasien terlebih dahulu, administrasi dapat dilakukan setelah penanganan medis,” ujarnya.

Selain itu, bupati mengingatkan ASN untuk bekerja tuntas dengan hasil dan dampak yang jelas. Ia mengapresiasi ASN yang disiplin dan meminta BKPSDM tegas terhadap yang malas. “ASN rajin patut diapresiasi, yang tidak disiplin harus dibina,” katanya.

Di era digital, ASN dituntut meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, dan berinovasi. Pemanfaatan AI, big data, dan sistem layanan terpadu menjadi bagian dari reformasi birokrasi, namun tetap harus diiringi empati. “Teknologi membantu efisiensi, tetapi ketulusan membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Bupati.