Wawancara Eksklusif Bersama Garuda TV Terkait Judi Online Di Wilayah Kabupaten Bandung
Wargi Kabupaten Bandung..
Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemkab Bandung dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan praktik judi online di wilayah Kab. Bandung. Hal tersebut disampaikan dalam Wawancara Eksklusif bersama Garuda TV di Rumah Dinas Bupati, Selasa (25/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, bupati menuturkan bahwa Pemkab Bandung terus berupaya melakukan langkah komprehensif agar masyarakat tidak terpengaruh oleh judi online. Ia menekankan pentingnya akurasi data melalui pemutakhiran database yang melibatkan Diskominfo, BPS dan PPATK untuk mengetahui secara tepat jumlah warga yang terpapar.
Menurutnya, meningkatnya kerentanan masyarakat terhadap judi online merupakan kombinasi dari faktor ekonomi, literasi digital, serta kurangnya disiplin pengelolaan keuangan. “Tiga komponen ini tidak dapat dipungkiri menjadi penyebab di lapangan, terutama bagi warga berpenghasilan rendah. Karena itu edukasi literasi digital dan pola pengelolaan keuangan harus diperkuat,” ujar bupati.
Sebagai langkah cepat, Pemkab Bandung akan menetapkan Deklarasi Darurat Judi Online dan melakukan koordinasi lintas sektor dengan kepolisian, Diskominfo, serta PPATK. Selain itu, pemerintah daerah memperkuat edukasi publik dan literasi digital secara masif hingga tingkat RT dan RW, termasuk melalui tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Sebagai pesan penutup, bupati mengajak warga Kab. Bandung bersama-sama menjaga keluarga dari bahaya judi online. Ia menegaskan bahwa judi tidak pernah memberikan keuntungan dan mendorong masyarakat untuk memilih usaha produktif serta mencari penghasilan secara halal. Pemkab Bandung akan memperkuat dukungan melalui program 10 ribu wirausaha baru dan lapangan kerja, program pelatihan bahasa Jepang dan Korea yang bekerjasama dengan LPK, program pelatihan budidaya ikan, serta pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.