Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Barat Masa Khidmat 2025 - 2030

Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Barat Masa Khidmat 2025 - 2030

Wargi Kabupaten Bandung..

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen memperkuat kerja sama dengan Fatayat NU dalam membangun ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan ekonomi masyarakat saat menghadiri Pelantikan dan Rakerwil PW Fatayat NU Jawa Barat 2025–2030 di Grand Sunshine, Minggu (23/11/2025).

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan selamat kepada jajaran Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Barat yang telah resmi dilantik. Ia juga mengapresiasi kepercayaan Fatayat NU menjadikan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakerwil tersebut.

Bupati menyatakan bahwa Fatayat NU memiliki peran strategis sebagai lokomotif pemberdayaan perempuan serta mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan kehidupan sosial keagamaan di masyarakat. Menurutnya, perempuan merupakan pilar penting dalam mencetak generasi bangsa yang berkarakter dan berakhlak.

Dirinya juga menekankan pentingnya peran Fatayat NU dalam membantu pemerintah menekan angka perceraian di Kabupaten Bandung yang masih cukup tinggi, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun 2021. Ia menjelaskan bahwa faktor penyebab perceraian antara lain persoalan ekonomi, pinjaman online (pinjol), judi online, serta pernikahan dini.

“Tentu saya memohon bantuan kepada Fatayat NU untuk terus melakukan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat, agar keutuhan rumah tangga dapat terjaga,” ujar bupati. Ia menambahkan bahwa kasus pinjol perlu diwaspadai karena banyak masyarakat terjebak pada pinjaman berbasis identitas yang kemudian memicu tekanan ekonomi dan konflik keluarga.

Lebih lanjut, bupati juga mengajak Fatayat NU berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Pemerintah Kabupaten Bandung akan menjalankan gerakan tanami halaman mulai Desember, untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga serta menekan ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi.

Panitia melaporkan bahwa rangkaian kegiatan telah diawali dengan upgrading pengurus baru yang dilaksanakan di Komplek Pesantren Tan Raja, sebelum prosesi pelantikan dan rapat kerja.