Kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025
Wargi Kabupaten Bandung…
Dalam rangka percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Bandung, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb memberikan arahan pada kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025 yang digelar di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum strategis lintas sektor dalam memperkuat sinergi dan komitmen bersama percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bandung.
Dalam arahannya, wakil bupati menegaskan bahwa komitmen dan dedikasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama percepatan penurunan stunting. Ia menekankan bahwa stunting merupakan program prioritas dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas 2045.
“Stunting tidak semata-mata disebabkan oleh kekurangan gizi. Menurutnya, stunting berdampak besar terhadap tumbuh kembang anak, daya tahan tubuh, hingga prestasi belajar, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan,” tegas wabup.
Maka dari itu, ia menyoroti pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan stunting, khususnya melalui perbaikan pola asuh, penyuluhan, dan edukasi berkelanjutan. Wabup menekankan bahwa pemenuhan gizi anak tidak selalu harus mahal, karena bahan pangan lokal seperti tahu, tempe, dan sumber protein sederhana lainnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi harian.
Selain itu, wabup juga mengimbau masyarakat untuk mencegah praktik pernikahan dini karena berisiko tinggi terhadap kesehatan ibu dan anak. Ia menegaskan perlunya edukasi kesehatan reproduksi dan keluarga berencana agar kehamilan terjadi pada usia yang aman dan siap secara fisik maupun mental.