Percepat Tata Kelola SPPG, Sekda Kabupaten Bandung Hadiri Sosialisasi Perpres 115/2025

Percepat Tata Kelola SPPG, Sekda Kabupaten Bandung Hadiri Sosialisasi Perpres 115/2025

Wargi Kabupaten Bandung..

Sekda Kab. Bandung, Cakra Amiyana, menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Percepatan Sertifikasi Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wilayah Jawa Barat yang berlangsung di Ged. Sate, Kota Bandung, Rabu (17/12/2025).

Dalam sambutannya, Kepala Badan Gizi Nasional, Dr. Ir. Dadan Hindayana menegaskan bahwa Program MBG merupakan program strategis nasional yang membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Sosialisasi Peraturan Presiden ini menjadi langkah penting untuk memperkuat tata kelola penyelenggaraan program secara terintegrasi, sekaligus memastikan pemenuhan standar higienis dan sanitasi pada SPPG agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Menurutnya, potensi perputaran anggaran MBG di Jawa Barat dapat mencapai sekitar Rp54 triliun per tahun, dengan sekitar 70 persen dialokasikan untuk pembelian bahan baku pangan dari sektor pertanian dan perikanan, sehingga memberikan dampak signifikan bagi penyerapan produksi pangan lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam pelaksanaan Program MBG agar memberi manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan daya saing dan kesehatan masyarakat, serta keadilan, sekaligus menjadi pasar langsung bagi petani dan pelaku pangan lokal serta mendorong pendidikan produktivitas di sekolah melalui pemanfaatan lingkungan sekolah.

Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana menegaskan dukungan penuh Pemkab Bandung terhadap implementasi Perpres Nomor 115 Tahun 2025 melalui penguatan tata kelola Program MBG dan percepatan sertifikasi SLHS, dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar manfaat program dirasakan luas dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.