Sekda Kabupaten Bandung Resmi Dilantik Sebagai Ketua FORSESDASI Korwil Jawa Barat Periode 2025 - 2030

Sekda Kabupaten Bandung Resmi Dilantik Sebagai Ketua FORSESDASI Korwil Jawa Barat Periode 2025 - 2030

Wargi Kabupaten Bandung..

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, resmi dilantik sebagai Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI) Koordinator Wilayah Provinsi Jawa Barat Periode 2025–2030. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, pada kegiatan Pelantikan Dewan Pengurus Komisariat Wilayah FORSESDASI Provinsi Jawa Barat di United in Diversity (UID), Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Sekda Jabar menegaskan bahwa FORSESDASI menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan 27 pemerintah kabupaten/kota dalam meningkatkan mutu tata kelola pemerintahan. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini akan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah yang selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat periode 2025–2029.

Selain pelantikan pengurus, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada 16 camat terbaik dari total 627 camat se-Jawa Barat serta capacity building bersama United in Diversity. Program penguatan kapasitas tersebut menekankan pentingnya kepemimpinan berkesadaran, pendekatan ekosistem, serta penguatan nilai-nilai dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.

Sekda Kab. Bandung, Cakra Amiyana, menegaskan bahwa FORSESDASI menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar daerah. “Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kolaborasi dan gotong royong,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa birokrasi harus terus berinovasi agar adaptif terhadap tantangan digitalisasi, efisiensi pelayanan, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Dirinya juga menekankan pentingnya sinkronisasi arah kebijakan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. “Harmonisasi kebijakan diperlukan agar agenda pembangunan berjalan serempak dan saling mendukung,” tuturnya. Ia mengajak setiap daerah untuk membangun budaya saling belajar, karena “setiap wilayah memiliki keunggulan dan praktik baik yang dapat ditiru dan dikembangkan.” pungkasnya.