Kunjungan Kerja Dan Rapat Koordinasi Terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Wilayah Kecamatan Ciparay, Ibun dan Majalaya

Kunjungan Kerja Dan Rapat Koordinasi Terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Wilayah Kecamatan Ciparay, Ibun dan Majalaya

Wargi Kabupaten Bandung…

Pada kunjungan kerja dan rapat koordinasi yang digelar di Aula Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay, pak bupati hadir untuk menindaklanjuti dan memperkuat pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Sementara itu, bupati menjelaskan bahwa program KDMP merupakan turunan dari kebijakan nasional yang berpijak pada semangat gotong royong dan kesejahteraan masyarakat secara merata. Maka ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap program KDMP.

Ia juga menjelaskan bahwa kebutuhan bioflok untuk program MBG per daerah pemilihan mencapai 60 unit, dan tanaman pisang memerlukan sekitar 1,8 juta pohon atau setara dengan 350 hektar lahan untuk skala Kabupaten Bandung. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi harus benar-benar siap, baik dari sisi pengelolaan maupun sumber daya manusianya.

“Pemilihan ketua koperasi harus dilakukan secara profesional dan melalui proses Musyawarah Desa Khusus yang transparan. Setiap calon wajib menyampaikan visi dan misinya secara terbuka, agar masyarakat tahu arah kepemimpinannya. Selain itu, pemahaman dasar tentang prinsip-prinsip koperasi juga harus diberikan kepada seluruh anggota,” tegasnya.

Usai melaksanakan kunjungan di Kecamatan Ciparay, pak bupati melanjutkan agenda serupa di dua wilayah lainnya, yakni Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Ibun. Ia menginformasikan bahwa ke depan pihaknya akan mengundang para pemasok dan menggelar pertemuan secara daring yang disaksikan oleh seluruh ketua koperasi serta perwakilan dari setiap kecamatan, sebagai langkah awal memperkuat jaringan kerja antara koperasi desa dan pelaku usaha yang akan menyerap hasil produksi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Bandung tengah merancang program terkait penyertaan modal kepada koperasi-koperasi yang sudah berjalan dan menunjukkan kreativitas dalam pengelolaan operasionalnya. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas koperasi dalam menjalankan fungsinya sebagai penggerak ekonomi desa.