Apel Ojol Kamtibmas Dalam Rangka Meningkatkan Kemitraan Polri dan Komunitas Masyarakat
Wargi Kabupaten Bandung…
Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna bersama Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan dan Sekda Jabar, Herman Suryatman mendampingi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan Apel Ojol Kamtibmas yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh hampir 5.000 pengemudi ojek online (ojol) dari wilayah di Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Kapolri mengatakan pengemudi ojek online menjadi sangat penting, karena tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan antar-jemput, tetapi juga telah menjadi penggerak ekonomi, pendukung pelaku UMKM, dan bahkan pahlawan ekonomi kerakyatan yang berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya di Jawa Barat.
Selain itu, menurutny, pemerintah menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kesejahteraan para pengemudi Ojol. Beberapa langkah yang tengah dijalankan, diantaranya program jaminan sosial dengan potongan 50% untuk iuaran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, pemberian bonus Hari Raya sebesar 20% dari rata-rata pendapatan bersih bulanan, serta penyusunan regulasi baru yang memberikan kepastian dan perlindungan bagi para pengemudi.
Pada kesempatan itu, Kapolri juga mengajak para pengemudi Ojol berperan aktif dalam menjaga kamtibmas. Melalui aktivitas mereka yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, para pengemudi ojol diharapkan dapat menjadi mitra strategis Polri dalam memberikan informasi terkait potensi tindak kejahatan, kecelakaan, atau gangguan keamanan lainnya di jalan.
“Kami juga telah berkolaborasi dengan aplikator transportasi online untuk menambahkan fitur panggilan cepat ke sistem Polri, sehingga para pengemudi dapat melaporkan secara langsung apabila menemukan peristiwa tindak pidana yang membutuhkan respon cepat dari aparat kepolisian,” jelas Kapolri.
Sementara itu, bupati menyebut kegiatan ini sejalan dengan visi daerah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan produktif.