Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Tahun 2025 (Jawa Barat - Banten)

Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Tahun 2025 (Jawa Barat - Banten)

Wargi Kabupaten Bandung..

Sekda Kab. Bandung, Cakra Amiyana, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Tahun 2025 untuk wilayah Jabar dan Banten di Gedung Techno Park Cimahi, Kamis (9/10/2025).

Rakor bertema “Percepatan Implementasi Manajemen Talenta dan Transformasi Digital Manajemen ASN” ini mendukung agenda nasional dan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya meritokrasi dan reformasi birokrasi. Kepala Kantor Regional III BKN, Wahyu, menyebut kegiatan ini memperkuat koordinasi, evaluasi kebijakan ASN, serta percepatan manajemen talenta dan transformasi digital melalui komitmen kepala daerah.

Sekda Prov. Jabar, Herman Suryatman, mengapresiasi peran kepala daerah dalam mendukung kinerja pemerintahan Jawa Barat. Ia menyebut Jabar unggul secara nasional dengan indeks sistem merit 400 poin, profesionalitas ASN 90 poin, dan SPBE 4,73. Namun, ia menekankan masih ada tantangan seperti kemiskinan 7,02 persen, pengangguran 6,74 persen, dan indeks gini 0,428. Sistem merit dan transformasi digital harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan digitalisasi dan SDM adalah instrumen untuk mewujudkan janji konstitusi melindungi seluruh rakyat. Ia mengibaratkan pemerintahan sebagai satu kesatuan sistem: kepala daerah sebagai pilot, rakyat penumpang, dan ASN sebagai mesin penggerak.

Ia juga memaparkan delapan kebijakan pro-karier ASN, antara lain kenaikan pangkat bulanan, kemudahan pencantuman gelar, uji kompetensi fungsional lebih sering, penguatan sistem merit, percepatan layanan, akselerasi manajemen talenta, fleksibilitas kenaikan pangkat, serta program jemput bola dan integrasi ASN digital.

Sekda Kab. Bandung, Cakra Amiyana, menegaskan keikutsertaan Pemkab Bandung dalam Rakor sebagai komitmen memperkuat tata kelola kepegawaian profesional, serta mendorong kolaborasi pusat dan daerah untuk mempercepat manajemen talenta dan transformasi digital ASN guna meningkatkan layanan publik dan pembangunan daerah.