"AKSI KELUARGA INDONESIA" Bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan

"AKSI KELUARGA INDONESIA" Bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan

Wargi Kabupaten Bandung..

Pemerintah Kabupaten Bandung bersama kementerian dan lembaga pusat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan ketahanan keluarga melalui kegiatan Aksi Keluarga Indonesia yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kamis (9/10/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mendukung keluarga rentan agar mampu bangkit dan mandiri.

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyampaikan apresiasi atas dukungan jajaran Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI serta berbagai pihak. Ia menekankan pentingnya memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan bangsa melalui pendekatan sosial, ekonomi, spiritual, dan psikologis secara terpadu.

Berbagai bentuk bantuan telah disalurkan bagi warga RW 07 Kampung Cae, Desa Kiangroke. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan memberikan bantuan pangan, sementara Dinas Kesehatan melaksanakan skrining kesehatan jiwa, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta layanan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Sentra Abiyoso Kemensos turut memberikan pendampingan psikososial, pemeriksaan kesehatan, terapi lanjutan, pelatihan vokasional, dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan sampah anorganik.

Dukungan juga datang dari Kementerian Agama, TP PKK Kabupaten Bandung, Dinas Sosial, dan Dinas Pendidikan. Bantuan diberikan dalam bentuk paket sembako, pendampingan psikologis, beasiswa, serta fasilitasi pembelajaran bagi warga kurang mampu. Baznas RI Pusat turut menyalurkan 80 paket sembako tambahan untuk keluarga terdampak.

Wakil Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen mewujudkan keluarga yang unggul, berdaya, dan berketahanan sebagai fondasi pembangunan manusia menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengajak seluruh pihak memperkuat gerakan bersama dalam membangun keluarga tangguh, terutama di wilayah yang menghadapi tantangan sosial seperti Desa Kiangroke.