Peninjauan Lokasi dan Monitoring Kebencanaan Banjir dan Longsor di Wilayah Kecamatan Arjasari
Wargi Kabupaten Bandung..
Bupati Bandung Dadang Supriatna turun langsung meninjau lokasi banjir dan longsor di Desa Wargaluyu, Kec. Arjasari, Jumat (6/12), untuk memastikan bahwa seluruh proses penanganan berjalan cepat, aman, dan terkoordinasi. Peninjauan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI H. Asep Romy Romaya, Sekda Kab. Bandung, perangkat daerah terkait, Basarnas, serta unsur TNI/Polri.
Bupati menyampaikan duka mendalam kepada warga terdampak dan menegaskan komitmen pemerintah dalam pencarian, penyelamatan, serta pemulihan. Dengan membaiknya cuaca dan alat berat yang sudah dapat masuk ke lokasi, ia optimistis proses pencarian dapat berlangsung lebih cepat dan memberi harapan bagi keluarga korban.
Pemerintah Kabupaten Bandung menghaturkan terima kasih atas kepedulian berbagai pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat yang memberikan santunan kepada keluarga korban, serta dukungan anggota DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal, H. Asep Romy Romaya, dan H. Dadang M. Naser yang telah hadir langsung di lokasi beberapa hari yang lalu.
Sejak kejadian, Pemkab Bandung telah mengungsikan seluruh warga RW 09 ke tempat aman, baik rumah keluarga, kantor desa, maupun tenda darurat. Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, termasuk logistik, layanan kesehatan, dan dukungan psikososial bagi keluarga terdampak. Bupati menegaskan bahwa penanganan bencana dilakukan dalam koordinasi penuh bersama Basarnas, BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan unsur Forkopimda.
Sebagai langkah pemulihan jangka panjang, bupati menyampaikan rencana rehabilitasi lingkungan melalui penanaman 15.000 pohon di wilayah rawan bencana, termasuk Pangalengan, Ciwidey, dan Arjasari. Upaya penghijauan ini bertujuan memulihkan keseimbangan alam dan mencegah kejadian serupa terulang.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, saling menjaga, dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Ia mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon, serta menjaga kawasan hulu demi keselamatan bersama.