Sinergi Pusat Dan Daerah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Di Kabupaten Bandung
Wargi Kabupaten Bandung..
Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Panen Raya sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional di Rancaekek Kulon, Jumat (3/10/2025). Acara ini dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Anggota Komisi IV DPR RI Kang Rajiv, unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan ratusan petani. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian.
Bupati mendorong kelompok tani memperkuat kelembagaan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk di 270 desa dan 10 kelurahan guna mendukung swasembada pangan nasional. Ia juga mengingatkan petani agar tidak terjerat pinjaman informal. “Manfaatkan program pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Bulog juga siap menampung hasil panen,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bandung telah membebaskan pajak lahan sawah abadi seluas 16.915 hektare di 29 kecamatan, memberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada 70.000 petani, serta menyalurkan hibah kepada 87.757 petani dalam 2.160 kelompok tani. Target tambah tanam padi Oktober 2024–2025 sebesar 36.199 hektare pun terlampaui menjadi 37.772 hektare. “Ini bukti kerja keras petani dan kolaborasi lintas sektor,” kata bupati.
Anggota Komisi IV DPR RI Kang Rajiv menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta siap mendukung pembinaan dan bantuan untuk petani. “Tanpa sinergi dengan Bupati Bandung, kami belum tentu bisa maksimal,” ujarnya. Ia juga menegaskan, “Bagi kios yang mempermainkan petani, izinnya harus dicabut. Selama ada saya dan Kang DS, jangan bermimpi jadi mafia.”
Melalui kegiatan ini, kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat semakin solid dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.