Apel Pagi ASN Bulan November 2025

Apel Pagi ASN Bulan November 2025

Wargi Kabupaten Bandung…

Mengawali pekan di bulan November 2025, halaman Lapangan Upakarti dipenuhi oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir mengikuti Apel Pagi ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Kegiatan rutin bulanan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang dalam amanatnya menyampaikan berbagai arahan penting terkait peningkatan kinerja, disiplin, dan integritas aparatur pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, bupati menghaturkan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah atas konsistensi, komitmen, serta semangat dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa berbagai prestasi membanggakan telah diraih berkat kerja keras seluruh ASN Kabupaten Bandung.

Selain itu, bupati menyampaikan, bahwa hasil penilaian KPK RI terhadap Pemkab Bandung saat ini mencapai angka 74 poin dengan kategori kuning, dan hanya tinggal beberapa poin lagi menuju kategori hijau. Capaian ini, menurutnya, tidak mudah diperoleh dan merupakan bukti nyata dari komitmen serta integritas seluruh ASN Kabupaten Bandung.

Tak hanya itu, bupati juga menambahkan bahwa penilaian dari Ombudsman RI menunjukkan tingkat kepatuhan pelayanan publik Kabupaten Bandung mencapai 96%, hasil yang diperoleh dari penilaian masyarakat secara langsung, terutama terhadap pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Performa kinerja ini terus menunjukkan peningkatan, terutama dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berintegritas. Saya yakin setiap individu dan organisasi memiliki potensi dan cita-cita, sehingga inovasi dan improvisasi perlu terus dilakukan, namun tetap dalam koridor aturan dan etika organisasi,” tegas bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menyinggung mengenai situasi pemerintahan yang sedang berada dalam masa transisi. Ia mengingatkan agar seluruh ASN tetap patuh pada kebijakan pemerintah pusat dan memastikan informasi dari pimpinan dapat disampaikan secara menyeluruh, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di lingkungan kerja.