Rapat Koordinasi Dalam Rangka Pembahasan Sinergitas Pelaksanaan Program Pentahelix terkait Penanganan Banjir di Wilayah Sapan Tegalluar, Bojong Soang

Rapat Koordinasi Dalam Rangka Pembahasan Sinergitas Pelaksanaan Program Pentahelix terkait Penanganan Banjir di Wilayah Sapan Tegalluar, Bojong Soang

Wargi Kabupaten Bandung…

Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka membahas sinergitas pelaksanaan program Pentahelix untuk penanganan banjir di wilayah Sapan Tegalluar, Bojongsoang. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tegalluar dan dihadiri oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta jajaran perangkat daerah, camat, kepala desa, serta para pengusaha di wilayah sekitar.

Dalam arahannya, bupati menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi daerah, terutama terkait kewajiban pengusaha menghibahkan 10% lahan untuk kebutuhan penanganan banjir sebagaimana diatur dalam peraturan daerah tentang tata ruang. Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki dasar hukum untuk meninjau ulang atau bahkan mencabut izin apabila kewajiban tersebut diabaikan.

“Jika seluruh regulasi dipatuhi, banjir dapat diminimalisir. Jangan sampai izin sudah diterima, tetapi aturan diabaikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, bupati memaparkan rencana teknis penanganan banjir di Tegalluar yang akan dilakukan secara terpadu melalui skema Pentahelix, melibatkan pemerintah, pengusaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Sejumlah langkah strategis yang akan ditempuh antara lain pembangunan pompa air, pemulihan fungsi selokan, pelebaran saluran menjadi 2–3 meter sesuai analisis debit air, serta normalisasi Sungai Cipamokolan dan selokan yang kondisinya hampir rata dengan sawah.

Melalui sinergi dan komitmen bersama, Pemkab Bandung optimistis bahwa penanganan banjir di wilayah Tegalluar dapat dilakukan lebih efektif dan berkelanjutan.